BeaUtY & FaShiOn CenTeR

Rika's posts with tag: haisom

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag haisom
Blog EntryVirus Hepatitis itu Telah HilangJun 16, '08 11:53 PM
for everyone

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 440 - Juli 2006

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.


Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu 1 anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik, kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi, dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera ia dilarikan ke rumahsakit terdekat di Surabaya, Jawa Timur.
Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama hepatitis-B: bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.


Coba herbal
Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang, hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, risiko sering mual-mual, menggigil, dan pegal-pegal harus diterimanya.


Namun, lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu 3 kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi.


Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun, kelereng masih tetap berada di dalamnya. Sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam, tuturnya. Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan teman sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam dua gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya, dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus hepatitis enggan minggat dari tubuh.


Berkat gamat
Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. Oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. Suatu ketika di penghujung September 2005 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat-sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.


Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluap-luap. Awal Mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15-17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.


Demikian pula tes virus/antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas bila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.


Diresepkan dokter

Kisah kesembuhan Wiwiek Ady Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.


Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.
Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.


Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut fi lum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang. (Hermansyah)


Blog EntrySEMBUH DARI DERITA RADANG SENDIMay 6, '08 3:32 AM
for everyone

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 439 - Juni 2006 Halaman 32

Dua belas tahun ia hidup diatas kursi roda. Osteoartritis alias radang sendi bagai memenjarakannya. Akibat penyakit itu Wihardja Zain- begitu nama pria itu- tak mampu lagi berjalan. Jari tangan dan kaki membengkok dan dari sela-sela keluar cairan putih lengket seperti cat. Untuk mengurangi kejenuhan, ia lebih banyak membaca buku dalam rumah di Gegerkalong, kota Bandung

Penyakit itu menyambangi Wihardja setelah kaki kanannya terkilir. Ia tak menduga kecelakaan itu berdampak dahsyat bagi tubuhnya. Ahli refleksiologi di Bandung yang didatangi menolak mengobati, lantaran jika direfleksi malah berdampak buruk. Anak ke-6 dari 10 bersaudara itu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Tak ada pilihan baginya selain memenuhi saran itu. Alangkah kagetnya Wihardja saat di vonis dokter mengidap radang sendi kronis. Ia memang merasakan seluruh tubunya nyeri dibarengi demam tinggi. Alumnus Sekolah Tinggi Theologi Jakarta itu terpaksa menjalani rawat inap di sebuah rumah sakit di Jakarta. Asupan obat-obatan dari dokter bisa meredakan sendinya yang kaku dan linu saat kambuh. Namun, beberapa jam kemudian, nyeri menusuk tulang kembali datang. Pada kondisi seperti itu, meronta pun tak dapat dilakukan.

Kondisi memburuk
Selama 4 hari di rumah sakit, Wihardja tidak merasakan kesehatannya membaik. Oleh karena itu, ia memilih melakukan pengobatan di rumah. Obat-obatan rematik dibelinya di apotek meski tanpa resep dokter. “ Dosisnya terserah saya “ katanya. Jika dosis sehari tiga kali satu sendok makan tak mampu mengubah kondisinya, ia menaikan menjadi dua kali lipat. Ia pernah menenggak dosis hingga 3 kali lipat ketika rasa nyeri akibat radang tak kuat dibendung. Asupan obat-obatan kimia itu berlangsung hingga 14 tahun.
Pada usia 46 tahun, dampak konsumsi obat kimia mulai tampak. Ginjal dan jantungnya tak mampu memfilter zat toksik dalam darah. Stroke dan rematik pun segera hinggap di tubuhnya sehingga ia kembali dirawat di rumah sakit. Kali ini, dalam 2 hari mendapat perawatan dokter, kondisi kesehatan Wihardja membaik. Bicaranya yang semula agak pelo mulai normal. Meski ayah satu anak itu tidak bisa beraktivitas dan hanya bisa berbaring di tempat tidur lantaran tidak bertenaga.
Setahun di pembaringan menunggu kesembuhan, justru berdampak buruk bagi Wihardja. Organ-organ tubuhnya melemah, semakin sulit digerakkan. Satu persatu jari-jari tangan tak berfungsi. Awalnya ibu jari kaki kanan bengkokdan tak bisa dikembalikan ke posisi semula. Berikutnya tulang beberapa jemarinya mencair bersama darah dan membentuk tonjolan daging, mirip bisul. Lama kelamaan, bengkak itu menghitam lantas mengeluarkan cairan putih susu dan lengket seperti cat.

Berkat gamat
Putus asa dengan obat-obatan kimia, Wihardja mencoba beralih ke obat-obatan herbal. Ia memanfaatkan antara lain Sambiloto, mahkotadewa, dan daun murbey. Sayang harapan kesembuhan bagai fatamorgana. Di tengah kegalauan itu, Sudarti istri Wihardja membaca artikel TRUBUS mengenai keampuhan gamat – sebutan teripang di Malaysia- pada pengidap Lupus sendi. Berharap terbebas dari derita sakit sendi, Wihardja menerima tawaran sang istri untuk minum gamat. Cairan bening agak kental itu diminum 3 kali sehari masing- masing 1 sendok makan.

Tangannya sudah bisa bergerak” kata Sudarti. Padahal sudah 5 minggu jari Wihardja tak bisa digerakan. Tanda – tanda kesembuhan semakin tampak, seminggu mengkonsumsi gamat, kakinya dapat dipijakan di lantai, walau masih duduk di kursi roda. Kondisi Wihardja benar-benar pulih setelah minum Gamat selama 2 bulan. Kini pria murah senyum itu sudah bisa melakukan aktivitasnya mengetik sebagai penulis buku.
”itu karena gamat tinggi kandungan kondroitinj sulfat dan glukosamin” kata Walter K.M Yee, ahli nutrisi Luxor Network, Malaysia. Kondroitinsulfat memacu pertumbuhan tulang baru, memperbaiki dan merawat tulang normal. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zar antuthrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal.

Pada th 1992, studi klinis di universitas Queensland, Australia mengungkap bahwa gamat mengandung zat pembangun jaringan persendian yang rusak serta anti pembengkakan. Sebab glukosamindan kondroitin jumlahnya sedikit pada pengidap radang sendi. Selain itu gamat sumber utama vitamin A, B1,B2,B3 dan C, kalsium, besi, magnesium dan seng yang berperan meregenerasi sel tubuh yang rusak dan penghadang gempuran penyakit

Tulang Rusak
Menurut Edward H. Yelin PhD dari Medicine and Health Policy, Universitas California San Fransisco, Ostreoartritis disebabkan proses produksi, perbaikan dan perawatan tulang rawan didalam sel terganggu. Tulang rawan merupakan lapisan penutup tulang pada persendian. Ia berisi condroiting sulfat dan kreatin sulfat. Jumlah protein kondroitin sulfatberkurang bila produksi kondrosit terhambat, ini terjadi bila secara terus menerus asupan zat gizi kurang, salah gerakan saat berolah raga dan kecelakaan. Akibatnya tendon, ligamen dan urat pada sendi menyatu sehingga persendian kaku dan linu.

Lama kelamaan tulang rawan tak berfungsi, retak dan timbul pengapuran. Ini terjadi di tulang leher, punggung dan seluruh persendian. Penderita mengalami hilang keseimbangan dan sulit berjalan. Jika dibiarkan sapai bertahun – tahun, sendi melebar dan terjadi kontraksi otot karena sel responsif berlebihan memproduksi leukotrien dan sitokina. Kedua zat itu berperan sebagai komponen pembengkakan. Gejalanya diawali kulit memerah dan membengkak, serta suhu tubuh meningkat

Penyembuhan radang sendi biasanya menggunakan obat kimia berkarakteristik nonsteroid serta anti pembengkakan yang disebut NSAIDs. Namun penelitian P.M Brooks, SR Potter dan Buchanan pada 1980 yang dikutip Journal Rheutatol 9 mengungkap obat-obatan seperti ibuprofen, piroxicam, diclonac fernoprofen hanya merendam ras sakit dalam jangkap pendek. Sementara efek sampingnya cukyup banyak seperti nyeri lambung dan pencernaan, bisul, sakit kepala dan memacu perusakan sendi.

Wajarlah jika hasil penelitian gamat oleh Dr Mittcell Kurk, direktur Medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence New York disosialisasikan . temuan kurk menunjukan gamat dapat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang sendi dan tanpa efek samping. Tak heran, departemen Kesehatan Australia dan selandia baru telah mengizinkan pengobatan radang sendi dengan Gamat. (Vina Fitriani)


Ini adalah pembicaraan saya dengan seorang teman yang menggunakan produk Luxor.

PERKENALAN

Rika (2/27/2008 3:29:36 PM): hai
Mbak An (2/27/2008 3:39:45 PM): hi
Mbak An (2/27/2008 3:41:08 PM): gimana dengan luxor nya?
Mbak An (2/27/2008 3:41:16 PM): baru gabung dengan luxor ya
Mbak An (2/27/2008 3:41:24 PM): saya udah setahun gabung disini
Mbak An (2/27/2008 3:41:30 PM): dan menjadi konsumen setia dari gamat
Rika (2/27/2008 3:41:30 PM): gmn perkembangannya?
Rika(2/27/2008 3:41:37 PM): bs sharing dong manfaatnya
Mbak An (2/27/2008 3:42:16 PM): aku lumayan dah manajer
Mbak An (2/27/2008 3:42:16 PM): aku nggak terlalu agresif mengembangkan jaringan
Mbak An (2/27/2008 3:42:17 PM): hanya konsumsi saja
Rika (2/27/2008 3:42:24 PM): wow
Rika (2/27/2008 3:42:42 PM): aku juga tertarik krn ada y info  bagus u perawatan wajah
Mbak An (2/27/2008 3:43:04 PM): lumayan bisa ngobati berbagai penyakit
Mbak An (2/27/2008 3:43:37 PM): mulai dari kolesterol, lambung, asma, alergi kulit dll
Mbak An (2/27/2008 3:43:45 PM): ya awalnya hanya ingin mencoba untuk mengobati stroke aku
Mbak An (2/27/2008 3:43:55 PM): dan ternayata lumayan bisa mempercepat penyembuhannya
Rika (2/27/2008 3:43:57 PM): hm.. stoke??
Rika (2/27/2008 3:44:37 PM): bagus brarti ya mbak
Mbak An (2/27/2008 3:45:17 PM): stroke ... ya penyakit yg bikin aku lumpuh sebelah kanan
Mbak An (2/27/2008 3:45:27 PM): untuk wajah sangat bagus tuh
Mbak An(2/27/2008 3:45:33 PM): bisa diminum dan diolesskan ke kulit juga
Rika (2/27/2008 3:45:40 PM): iya ya...
Mbak An (2/27/2008 3:47:04 PM): jika ada yang terkena stroke bisa dikasih jelly gamat, vitaluxor, spirulina dan kalung bio

Rika (2/27/2008 3:47:32 PM): iya...
Rika (2/27/2008 3:47:37 PM): saya sendiri pake biofir
Mbak An (2/27/2008 3:48:42 PM): gimana khasiatnya?
Rika (2/27/2008 3:49:06 PM): badan lebih ringan
Rika(2/27/2008 3:49:15 PM): tuh batu emang aneh
Rika(2/27/2008 3:49:26 PM): bs dingin n hangat di pake
Rika(2/27/2008 3:49:30 PM): klo aku lg stres
Rika (2/27/2008 3:49:33 PM): batunya panas
Mbak An (2/27/2008 3:49:47 PM): kalau yg saya pakai terasa sangat membantu terutama jika harus jalan naik tangga
Rika (2/27/2008 3:49:55 PM): iya
Mbak An (2/27/2008 3:50:11 PM): pernah aku coba ama yg lg kambuh asmanya
Mbak An (2/27/2008 3:50:28 PM): cukup setengah jam pernafasannya langsung plong
Mbak An(2/27/2008 3:51:31 PM): Rika lokasi dimana?
Rika(2/27/2008 3:51:41 PM): di jaksel
Rika (2/27/2008 3:51:51 PM): Mbak An sendiri?

Mbak An (2/27/2008 3:52:15 PM): saya di bandung, dago
Mbak An (2/27/2008 3:56:24 PM): ol di kantor bukan?
Rika (2/27/2008 3:57:21 PM): iya mbak
Mbak An (2/27/2008 3:58:44 PM): kerja dimana Ri?
Rika(2/27/2008 3:59:07 PM): di jaksel
Rika (2/27/2008 3:59:21 PM): prhn konsultan pertambangan
Rika (2/27/2008 3:59:57 PM): mbak An?
Mbak An (2/27/2008 4:00:56 PM): aku di puslit informatika lipi
Mbak An (2/27/2008 4:01:04 PM): PNS ... dan sebentar lg mau pulang nih
Rika (2/27/2008 4:01:05 PM): okeh, makasi ya mbak. cu

===========================================================

Rika (4/25/2008 3:29:00 PM): pa kbr mbak An?
Mbak An (4/25/2008 3:33:48 PM): baik, gimana jakarta kabarnya?
Mbak An (4/25/2008 3:33:56 PM): Ri pengalaman dengan gamatnya dah sampai mana?
Rika (4/25/2008 3:33:57 PM): Jakarta makin panas aj mbak
Rika (4/25/2008 3:34:11 PM): aku pakai buat masker wajah mbak & diminum juga
Rika (4/25/2008 3:34:22 PM): spirulina nya aku minum rutin juga
Rika (4/25/2008 3:34:26 PM): badan lebih segar
Rika (4/25/2008 3:34:36 PM): krn tiap mlm pulangnya jam 10 an
Rika (4/25/2008 3:34:40 PM): kursus soalnya
Rika (4/25/2008 3:34:47 PM): trus maag aku juga baikan
Mbak An (4/25/2008 3:35:05 PM): nambah halus dong yah
Rika (4/25/2008 3:35:26 PM): pori2nya y tadinya gede, skg mengecil n minyak muka jd normal
Mbak An (4/25/2008 3:35:43 PM): sip lah ...
Rika (4/25/2008 3:35:56 PM): mbak sendiri bagaimana perkembangannya?
Mbak An (4/25/2008 3:36:42 PM): seger dan kadar kolesterol sudah terkontrol

Mbak An (4/25/2008 3:37:01 PM): kalau kulit sih otomatis jadi seger
Rika (4/25/2008 3:37:15 PM): syukurlah mbak
Mbak An (4/25/2008 3:37:28 PM): anakku 2 thn alergi kulit, dan setelah dikasih gamat ama spirulina jadi mulus kulitnya

Rika (4/25/2008 3:37:41 PM): mbak, gpp kan diminum sambil minum obat dokter?
Mbak An (4/25/2008 3:38:32 PM): justru dengan gamat akan amat membantu
Mbak An (4/25/2008 3:39:01 PM): cuman meminumnya harus berjarak 30 menit
Rika (4/25/2008 3:39:18 PM): 30- 1 jam an gt kali ya

Rika (4/25/2008 3:39:46 PM): apa hrs ditambah spirulina juga mbak u strokenya? ato cukup jeli gamat saja?
Mbak An (4/25/2008 3:39:51 PM): tul ... plus kalau yg stroke omega 3 nya
Mbak An (4/25/2008 3:40:02 PM): aduh namanya itu apa ya?
Rika (4/25/2008 3:40:17 PM): omega 3 nya kan dr jeli mbak
Rika (4/25/2008 3:40:30 PM): ato vita luxor katanya buat y ga bs minum jeli krn alergi
Mbak An (4/25/2008 3:41:17 PM): ya itu vita luxor kan isinya omega-3 untuk menjaga kinerja jantung
Rika (4/25/2008 3:41:27 PM): iya mbak
Mbak An (4/25/2008 3:43:01 PM): suamiku kan terkena stroke juga 2 thn yg lalu

Mbak An (4/25/2008 3:43:49 PM): nah selama proses penyembuhan dikasih gamat+vita luxor+spirulina+kalung bio+kaos kaki bio
Rika (4/25/2008 3:43:50 PM): oh ya mbak? trus skg kondisi beliau gmn?
Mbak An (4/25/2008 3:45:14 PM): dah kerja lagi, cuman tinggal tangan kanannya yang masih terasa berat
Mbak An (4/25/2008 3:45:32 PM): sekarang jadi kidal karena yang terkena stroke nya tubuh sebelah kanan
Rika (4/25/2008 3:45:48 PM): oh ya, tp syukurlah kalau sudah baikan
Rika (4/25/2008 3:45:55 PM): dan sdh bs kerja lagi
Rika (4/25/2008 3:46:12 PM): berarti di rumah mbak An produk Luxor bermanfaat banget ya
Mbak An (4/25/2008 3:47:41 PM): iya seluruh anggota keluarga mengkonsumsinya

Mbak An (4/25/2008 3:47:58 PM): ibuku juga yang asalnya jantungnya lemah dan dulu sering banget pergi ke dokter
Mbak An (4/25/2008 3:48:29 PM): setelah mengkonsumsi gamate+spirulina+vita luxor+kalung bio
Mbak An (4/25/2008 3:48:42 PM): daya tahan tubuhnya meningkat dan jantungnya membaik juga

Rika (4/25/2008 3:50:34 PM): wah... puji tuhan
Mbak An (4/25/2008 3:53:02 PM): oh ya kalau untuk bengkak amandel aku sudah membuktikannya pada anak pertamaku
Rika (4/25/2008 3:53:21 PM): mbak An kasi apa aj?
Mbak An (4/25/2008 3:53:25 PM): tanpa harus diobati dokter sembuh dengan meminum gamat
Rika (4/25/2008 3:53:44 PM): usia brp thn mbak?
Mbak An (4/25/2008 3:54:14 PM): kalau untuk amandel sih cuma dikasih gamat+spirulina
Mbak An (4/25/2008 3:54:34 PM): usianya 6 thn
Rika (4/25/2008 3:54:45 PM): syukurlah

Rika (4/25/2008 4:04:32 PM): makasi ya mbak atas sharingnya
Mbak An (4/25/2008 4:05:40 PM): yu ah aku pulang dulu sampai nanti ... dah

.....END....

Fote note:

Apa yang baik yang anda ketahui, beritahu kepada orang lain yang mungkin saat ini sangat membutuhkannya.

informasi tambahan: untuk artikel produk luxor, bisa dibaca di Majalah Trubus versi cetakan. Dijual bebas di toko buku maupun di pedagang eceran.

atau klik di sini: www.trubus-online.com

atau di sini: http://www.lucor.co.id

 

ingin informasi lainnya, bisa hubungi Rika di:

Email: ri29aza@yahoo.com

YM: ri29aza (online jam kantor)

SMS: 0818 0782 0475

Semoga Bermanfaat

 


Blog EntryGAMAT BOLEH MENGOBATI JANTUNG BERLUBANG Apr 24, '08 11:52 PM
for everyone

Fakulti Perubatan/Fakultas Kedokteran Universiti Malaysia (UM) berhasil membuktikan hidupan laut gamat atau nama sintifiknya holothuroidea berupaya mengobati penyakit berkaitan saraf, lumpuh dan jantung berlubang setelah penyelidikan selama delapan tahun. Menurut penyelidik dan dosen fakulti tersebut. Profesor Dr. Hassan Yaacob, gamat dalam bentuk jeli (agar-agar) menunjukkan kesan positif melalui percobaan keatas beberapa pesakit yang memakannya.

Hasil yang sungguh menggembirakan baru-baru ini mengenai seorang kanak-kanak, Nor Azah Dina Abdul Halim, 3 tahun, yang mengalami koma dan kejang otot akibat saraf otaknya diserang virus Japanese Encephalitis (JE).

Dalam kejadian tersebut, saraf otaknya terganggu akibat serangan virus tersebut tetapi setelah memakan jeli gamat  kanak-kanak tersebut kini boleh bertindak balas apabila dipanggil atau tapak kakinya digeletek berbanding hanya kaku dan pasif sebelumnya.

Sebelum kejadian tersebut 7 pesakit lumpuh akibat stroke dan seorang kanak-kanak jantung berlobang di Institut Jantung Negara (IJN). Ketujuh pesakit lumpuh sudah mulai dapat bergerak malahan berjalan dengan tangannya boleh melenggang, begitu juga kanak-kanak yang jantungnya berlubang bukan saja kembali tumbuh rambutnya malah dalam waktu sebulan, lubang itu tertutup sepenuhnya.

Sehubungan dengan itu, kini UM yang baru saja mendapat izin usaha untuk memajukan jeli gamat telah mengadakan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Malaysia untuk memenuhi keperluan/mensuply jeli  gamat ke Rumah Sakit-Rumah Sakit swasta diseluruh Malaysia.

Gamat ialah merupakan sejenis hewan laut yang dikenal juga sebagai timun laut. Ia mempunyai badan bergerutu, membiak dan memakan rumpair serta rumput di celah-celah batu karang di laut. Cairan daripada badan gamat boleh dijadikan penyembuh luka. Menurut Dr. Hassan, selama penyelidikan jeli gamat, segala biaya ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Sains, teknologi dan Alam Sekitar/kementerian Sains, teknologi dan Lingkungan.

 

Sumber:http://209.85.175.104/search?q=cache:IAzy81joi4EJ:www.asosiasi-politeknik.or.id/index.php%3Fmodule%3Daspi_jurnal%26func%3Ddisplay%26jurnal_id%3D339+jeli+gamat&hl=id&ct=clnk&cd=25&gl=id

Foot note: Manfaat gamat dimuat dimajalah bulanan Trubus Indonesia


Blog EntryTeripang Geliat Potensi dari Timur Laut Apr 24, '08 1:35 AM
for everyone
Indonesia merupakan penghasil teripang (sea cucumber) terbesar di dunia. Semua tangkapan teripang di tanah air langsung diekspor. Di Hongkong menu berbahan baku teripang termasuk makanan mahal nan eksklusif. Menu ini hanya dihidangkan pada saat tertentu saja.

Permintaan ekspor teripang terus meningkat. Sayangnya hingga kini permintan itu belum sepenuhnya dapat dipenuhi. Penyebabnya adalah, karena produksi teripang Indonesia masih terbatas. Selain ke Hongkong, teripang juga dilego ke China, Korea, Malaysia, dan Singapura. Permintaan untuk pasar ekspor diperkirakan berkisar 20.000 ton hingga 30.000 ton setahun.

Teripang adalah binatang laut berkulit duri (berbulu-bulu hitam) sebesar mentimun muda. Sebelum diperdagangkan komoditi yang sering juga disebut dengan sea cucumber (ketimun laut) dikeringkan terlebih dahulu. Hewan ini hidup sampai pada kedalaman lebih dari 30 meter. Di pasar lokal, harga teripang Rp 30.000 - Rp 150.000 per kg. Karena harganya yang amat menggiurkan itu, banyak pihak yang mencoba mencari teripang dimana pun berada. Perburuan teripang oleh nelayan Madura dan Bugis bahkan sampai kawasan terumbu Ashmore di perairan utara Australia.

Eksploitasi untuk tujuan komersil terhadap teripang telah berlangsung paling tidak sejak seribu tahun yang lalu. Sekitar tahun 1987 - 1989 produk teripang dunia mencapai 90.000 ton, dimana 78.000 ton suplai berasal dari Pasifik Selatan dan Asia Tenggara. Perdagangan teripang global pada saat ini telah mencapai sekitar 12.000 ton teripang kering atau setara dengan 120.000 ton teripang hidup. Sejak akhir tahun 1990-an eksploitasi teripang bertambah dengan adanya kegiatan riset produk alam dan penggunaan teripang sebagai hewan akuarium.

Kekayaan jenis teripang secara keseluruhan mungkin belum terungkap. Sementara itu beberapa jenis teripang yang komersil telah mengalami tekanan eksploitasi. Beberapa jenis teripang merupakan komoditi perikanan yang diperdagangkan secara internasional.
Namun karena teripang dianggap sebagai produk perikanan yang kurang penting, maka aktifitas perdagangannya nyaris tidak terkontrol (dikontrol) oleh instansi formal terkait. Kondisi demikian menyebabkan sulit memperoleh data produksi maupun ekspor yang reliable. Keadaan ini lebih disebabkan oleh tidak baiknya penanganan pasca panen produk teripang di Indonesia. Belum ada peraturan yang spesifik terhadap perdagangan teripang di tanah air.

Tahun 1994 produksi teripang Indonesia adalah sekitar 1.318.000 kg. Data terbaru tentang teripang berasal dari statistik situs www.perikanan-budidaya.go.id dimana budidaya jaring apung teripang menghasilkan 42 ton selama tahun 2004. Teripang itu dihasilkan propinsi Nusa Tenggara Barat 23 ton, Kaltim 17 ton, dan Papua 2 ton.

Sudah pasti, produksi teripang nasional pada masa mendatang akan jauh lebih besar lagi. Mengingat saat ini, masyarakat sudah banyak yang membudidayakannya. Budidaya teripang telah lama dilakukan oleh masyarakat kita khususnya di daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara (Kolaka), Papua, Lampung dan Riau. Benih yang dibudidayakan sebagian besar masih berasal dari alam. Dengan semakin banyaknya permintaan akan teripang, maka benih sebagai sumber produksi akan sulit dipenuhi dari alam serta penyediaannya tidak dapat kontinyu.

Upaya dalam mengatasi penyediaan benih adalah dengan usaha memijahkannya sehingga kebutuhan akan benih dapat tercukupi. Teripang putih sudah mulai dicoba dibudidayakan oleh nelayan di Desa Sopura, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Teripang putih yang dipelihara oleh nelayan di Desa Sopura dapat mencapai berat 600 - 700 g (berat basah) dalam waktu enam bulan pemeliharaan dari benih ukuran 100 -150 g (berat basah). Bahkan teripang putih dapat mencapai ukuran 1500 g apabila dipelihara pada kedalaman 5 - 6 meter selama enam bulan.

Pada tahun 1992 Balai Budidaya Laut Lampung telah berhasil melaksanakan pemijahan teripang putih (holothuria scabra). Untuk budidaya atau penangkaran tidak memerlukan biaya yang besar. Yang dibutuhkan hanya kandang atau tempat yang terbuat dari kawat anti karat yang dapat direndam di dasar laut di daerah karang.

Jenis-Jenis Teripang
Beberapa jenis teripang yang bertubuh lunak dan silindris memanjang seperti mentimun. Itu sebabnya teripang disebut mentimun laut, sea cucumber atau teatfsh. Di Jepang anggota famili holothuriidae itu disebut namako, di Thailand pling kao, dan di Perancis, beche de mer.

Teripang (holothurians) adalah kelompok hewan invertebrata laut dari kelas Holothuroidea (Filum Echinodermata), tersebar luas di lingkungan laut seluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di lautan India dan lautan Pasifik Barat. Tidak kurang sekitar 1.250 jenis teripang telah dideskripsikan, dibedakan dalam enam bangsa (ordo) yaitu dendrochiwtida, aspidochiwtida, dacty-hchirotida, apodida, molpadida, dan elasipoda.

Beberapa jenisnya hidup membenamkan diri dalam pasir dan hanya menampakan tentakelnya. Sedang jenis-jenis teripang komersil biasanya hidup pada substrat pasir, substrat keras, substrat kricak karang dan substrat lumpur.

Produk teripang umumnya berasal dari jenis-jenis teripang yang hidup di perairan dangkal, sampai kedalaman 50 meter. Teripang yang hidup di perairan dangkal inilah yang dapat ditangkap nelayan. Semua jenis teripang komersil, khususnya dari daerah tropika, termasuk dalam bangsa (ordo) aspidochiwtida dari suku (family) holothuriidae dan stichopodidae, yang meliputi marga (genus) holothuria, actinopyga, bohadschia, thelenota dan stichopus. Sekitar 25 jenis teripang berpotensi komersil diidentifikasikan berasal dari perairan karang di Indonesia. Sepuluh jenis diantaranya mempunyai nilai komersil.

Tidak kurang ada 29 jenis teripang yang saat ini menjadi komoditas perdagangan global. Jenis teripang yang termasuk dalam kategori utama, relatif mahal, yaitu teripang pasir atau teripang putih, holothuria scabra, teripang susuan h. nobilis dan h. fuscogilva, teripang nenas thelenota ananas.

Jenis yang termasuk kedalam kategori sedang yaitu teripang dari marga actinopyga, antara lain teripang lotong (a. miliaris), teripang batu (a. echinites), teripang bilalo (a. lecanora dan a. mauritiana). Pada saat ini perburuan teripang tidak saja pada jenis-jenis yang berharga mahal, tapi juga terhadap jenis-jenis yang murah yang pada awalnya tidak menjadi perhatian.
 

Dapat Berfungsi sebagai Obat
Menurut Prapto Dharsono MSc, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi, Jakarta, teripang tidak hanya untuk makanan. Tapi sejak zaman purba teripang stichopus hermanii memang dikenal berkhasiat obat. Itu tak hanya kepercayaan masyarakat Korea dan Cina, tetapi juga berbagai bangsa. Nelayan Malaysia, misalnya, lazim meminum saripati teripang sebelum melaut. Efek toniknya menguatkan badan.

Di Pulau Langkawi, Kedah, gamat - teripang dalam Bahasa Malaysia - digunakan sebagai obat luka ringan, sakit sendi, radang, asma, paru-paru, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Sebagai sumber protein teripang mempercepat penyembuhan luka dalam setelah pembedahan, bersalin normal, dan caesar. Teripang atau ketimun emas juga bisa dibuat dalam bentuk jeli gamat. Salah satu jeli gamat bermerek Healin Master yang dibuat Malaysia dan kini beredar di Indonesia.

Suplemen ini menyediakan tiga pilihan rasa, yakni rasa anggur, jeruk dan natural. Di negeri asalnya khususnya di Langkawi Tripang dipercaya memiliki khasiat luar biasa dan telah digunakan sejak ratusan tahun silam. Maklum secara alami kandungan terbesar gamat adalah protein, collagen, dan serabut elastin.

Hadirnya sirup gamat dan aneka produk lainnya tidak lepas dari penelitian Prof. Dr. Hassan Yaakob, Phd dari Universitas Malaysia. Secara klinis, gamat dapat meningkat daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit, menurunkan kadar gula, menurunkan kolesterol, merontokkan racun dalam hati, menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menyembuhkan penyakit maag, dan dapat menyembuhkan penyakit asma kronis. Selain itu gamat juga dapat digunakan sebagai perawatan kecantikan dan penyembuh luka oleh ibu-ibu usai bersalin karena kandungan protein dan collagen.

Teripang mengandung 86% protein. Proteinnya mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Itu sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup, lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah bak kaca. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.

Kandungan lain adalah mucopolusacharida populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs). Dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan penyakit-penyakit sendi dan membangun kembali tulang rawan. Zat itu menghilangkan linu sendi akibat duduk terlalu lama. Cara kerjanya dengan merangsang tubuh mensekresikan cairan synovial.
 
 

 

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Chris Vincent All rights reserved.